Hari Kamis sampai Minggu pada tanggal 10-13 September 2020, SMK Islamiyah Sapugarut mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi calon pengurus OSIS masa bakti tahun 2020-2021. Acara digelar dalam dua sesi, hari Kamis dan Jumat bertempat di SMK Islamiyah Sapugarut. Di hari berikutnya yaitu hari Sabtu sampai Minggu berkemah di Kalipaingan Linggo, Kab. Pekalongan.
LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) merupakan wadah bagi siswa-siswi untuk belajar menanamkan karakter kepemimpinan. Dalam pelaksanaan LDK periode ini kami mengusung tema “Leader is Action Not Position”. Sebagai calon pemimpin masa depan perlu dibekali dengan pembentukan karakter pemimpin yang ideal. Mengayomi jika berada di depan, memberi kehangatan jika ditengah-tengah dan dapat memotivasi bila berada di belakang. Karakter yang demikian dapat memperkuat solidaritas antar anggota.
Program LDK ini adalah program tahunan yang wajib diikuti oleh semua calon pengurus OSIS tahun 2020. Karena dengan kegiatan LDK ini diharapkan tumbuh kesadaran dan kemandirian siswa terkait berbagai hal selama menjadi seorang pelajar. Mereka terpilih menjadi pengurus OSIS melalui seleksi yang begitu ketat, harus bersaing demi cita-cita yang luhur. Karena tidak sembarang siswa bisa menjadi pengurus OSIS, siap meluangkan waktu, siap jadi teladan, siap disiplin, siap jadi pemimpim, siap untuk mandiri dan banyak lagi lainnya.
Kegiatan LDK dibuka dengan upacara pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan yang dilaksanakan pada hari Kamis, Kemudian dilanjutkan dengan materi Kepemimpinan. Di hari Jum'at diisi dengan materi teknik rapat dan administrasi, Keorganisasian dan Keosisan. Sabtu pukul 6.30 WIB seluruh peserta dan panitia menuju ke Bumi Perkemahan Kalipaingan, Linggo, Kab. Pekalongan.
Sebelum masuk ke bumi perkemahan peserta di turunkan dipintu masuk Buper linggo asri untuk bersiap melakukan long March dan menghadapi segala tantangan dan rintangan yang sudah disiapkan. Lamanya long march kurang lebih 1 jam perjalanan untuk menuju ke Bumi Perkemahan Kalipaingan. Setelah berhasil masuk ke bumi perkemahan peserta mulai membangun tenda dan bersiap untuk diberi materi.
Pada Malam harinya setiap kelompok wajib menampilkan Pentas seni, setelah Pentas seni selesai ada suatu renungan yang tak terduga bertemakan "Ibu". Hari terakhir pelaksanaan LDK diawali dengan kegiatan Outbond, Outbond yang dilakukan cukup sulit semua peserta harus melewati 4 halang rintang yaitu tebak siapa aku, estafet balon, menara air, cinta tanah air.
Upacara Penutupan Latihan Dasar Kepemimpinan dilaksanakan sebagai penutup kegiatan latihan dasar kepemimpinan. Mental adalah sesuatu hal yang perlu di perjuangkan, salah satu sarana yang tepat adalah aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Kita masih ingat betul bahwa orang tua mengajarkan kemandirian melalui tugas harian. Disamping itu dengan sifat kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab serta berahklakul karimah akan mengantarkan siswa menata masa depan yang cemerlang. []